Kamis, 29 Januari 2009

4 Cara Menghilangkan Virus Conficker

Cara menghilangkan virus memang susah susah gampang, susah kalau kita ndk ngerti caranya dan akan terasa gampang jika kita tau cara menghilangkan virus tersebut, tips kalai ini adalah, bagaimana cara menghilangkan virus conficker yang cukup mengganggu. Seperti kita ketahui, Worm Win32/Conficker.A menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di-patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban.

Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset “Restore Point” guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. Virus ini juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.

Untuk mencegah virus ini menginfeksi lebih banyak komputer, pastikan Anda melakukan langkah berikut ini:

1. Pastikan virus tersebut tidak aktif di komputer Anda. Caranya adalah dengan memutuskan hubungan komputer ke jaringan.

2. Jika setelah hubungan ke jaringan diputuskan infeksi virus terhenti, maka artinya sumber virus bukan dari komputer Anda melainkan dari salah satu komputer di jaringan.

3. Cari sumber penyebar virus Conficker di jaringan sebelum mengkoneksikan komputer Anda. Logikanya, semua komputer yang belum di-patch dan terhubung ke jaringan dimana ada satu komputer yang terinfeksi virus Conficker, maka akan terinfeksi Conficker juga dalam waktu singkat. Kecuali komputer-komputer tersebut dilindungi oleh Firewall yang memproteksi port:
UDP Port 135, 137, 138 dan 445
TCP Port 135, 139, 445 dan 593

4. Patch semua komputer yang sistem operasinya rentan terhadap celah keamanan RPC Dcom 3. Untuk mendapatkan detil patch-nya, silahkan download di situs Microsoft.

Seperti diberitakan sebelumnya, Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.

Cara Menghilangkan Virus di HP .

Ada beberapa jenis virus yang bisa menyerang HP, apabila HP anda terserang virus tersebut janganlah kawatir, ada beberapa proses cara menghilangkan virus di HP namun sebelumnya sebaiknya kita mengetahui dulu jenis virus tersebut baru kemudian kita lakukan proses menghilangkannya. virus yang biasa di temui di HP ada beberapa macam ada Worm SymbOS.Srv.Sender.a (Media Play),Worm SymbOS.Comwar. C, dan Worm SymbOS.Beselo.a

Untuk menghilangkan virus di HP sebenarnya ga begitu sulit, cuma butuh kesabaran dan ketelitian saja, perlengkapan yang di butuhkan antara lain adalah kompi yang terinstal antivirus yang selalu update, Filemanager contohnya File Man, FExplorer, atau sejenisnya untuk instal di Hp, dan Process Viewer anda bisa mencari Process Viewer dengan google, program Process Viewer mirip dengan task manager di komputer. stelah anda mendapatkan Process Viewer maka anda harus menginstalnya di HP. nah.. cara menghilangkan virus di HP berbeda beda tahapannya tergantung dari jenis jenis virus itu sendiri :

Worm SymbOS.Srv.Sender.a (Media Play)
virus HP ini tidak berjalan sebagai process/System maka Worm/Virus ini Mempunyai file-file sebagai berikut:
SystemRecogsMedia Play.mdl
SystemAppsMedia PlayMedia Play.Exe
SystemAppsMedia PlayEncode.Dat
Cara menghilangkan virus ini bisa dilakukan dengan :
1. melakukan proses Scan pada MMC dengan antivirus yang ter up to date
2. melakukan penghapusan dimana file tersebut tinggal dengan menggunakan File Manager, biasanya ada di File-file dengan nama berikut pada Memory Hp Anda
C:SystemAppsMedia PlayMedia Play.Exe
C:SystemRecogsMedia Play.mdl
C:SystemAppsMedia PlayEncode.Dat
3. setelah melakukan tahapan di atas Restart Hp anda, semoga virus itau tidak akan nongol lagi:D

Worm SymbOS.Comwar. C
virus ini tidak membahayakan karena termasuk kategori menengah, saya bilang kategory virus menengah karena ketika Hp terkena infeksi systemnya berjalan seperti biasa, hanya saja virus akan mencoba berkembang biak dengan cara mengeksekusi pesan.

cara menghilangkan virus ini hampir mirip seperti cara sebelumnya yaitu :

1. Pastikan Process Viewer dan file manager telah terinstal ppada HP.
2. Lakukan proses Scan pada MMC di kompi setelah kira2 bersih dari virus Backup data nya
3. lakukan penghapusan Process yang berjalan biasannya namanya :Cwoutcast.Exe, ini bisa dilakukan dengan Aplikasi Process Viewer
4. selanjutnya Delete secara Manual File-file :
SystemBootdataLibir0lancd7d.Sis
SystemRecogsCworeg.Mdl
tentunya dengan menggunakan File manager, file-file tersebut berada di MMC dan Memory Hp (C:)
setelah selesai restart HP anda beres dah.. :D

Worm SymbOS.Beselo.a
Ini tergolong virus HP baru yang agak berbahaya, kenapa? karena virus ini bisa mengirimkan MMS secara otomatis kepada semua nomor yang berada di daftar kontak, MMs itu berisi virus dalam bentuk versi SIS (Symbian Installation Source. untuk mendeteksi apakah HP anda sudah terserang virus ini cuku mudah, yaitu dengan mengecek kotak outbox, andai ada data pengiriman pesan namun anda tidak merasa mengirim berarti HP anda bisa jadi sudah terserang virus tersebut. cara menghilangkan virus di HP model ini bisa di lakukan dengan tahapan sebagai berikut :

1. lakukan proses scan pada MMC anda, sementara itu Delete pesan-pesan yang berusaha mengirim, hal ini bertujuan agar Hp tidak mengalami Hang, karena virus ini memakan resource pada memory
2. bila proses loading Hp Terasa Berat itu memang sudah pasti, untuk itu backup dulu nomor kontak anda ke SIM CARD
3. Reset HP Ke setelan Awal dengan Code *#7780# atau *#7370# (khusus Nokia,untuk model lain anda bisa searching). cara ini berguna agar process worm di memory ga berjalan lagi.
4. Cari file-file seperti Beauty.jpg, Sex.mp3, atau Love.rm dan delete.
5. File Launcer worm ini berada di SystemRecogs…….*exe
titik itu sengaja ga gw isi karena file worm ini membuat nama secara acak.
6. Delete secara manual jika tidak bisa anda bisa menggunakan Process Viewer
5. Setelah di hapus restart lagi Hp terus periksa apakah ada pesan keluar lagi.
6. jika sudah tidak ada lagi pengiriman pesan misterius berarti proses menghilangkan virus di HP sudah selesai

O... ya cara menghlangkan virus di hp ini saya kutip dari situsnya bang noval dengan tepatnya di postingan mengenai cara menghilangkan virus. semoga beliau tidak marah artikelnya saya kutip. maklum lagi borring nih ga punya inspirasi untuk blogging. mikirin ganti template blog keknya udah kusut. biar menjadi blog yang ramah pengunjung. kalau ramah kan pengunjung tidak akan kabur :D bisnis pun akan terasa lancar :D

Tips dan Trik Anti Virus: Menghilangkan Virus Apapun yang menginfeksi Komputer (Windows XP) Anda Secara Mudah dan Murah (Tanpa Anti Virus)

Ketika beberapa tahun atau bulan yangg lalu, seweaktu virus Brontok dan variannya menyerang dan booming seantero Indonesia., termasuk juga khususnya di Yogyakarta, banyak teman-teman saya yang kebingungan dan panik karena anti virus ternamanya tidak mampu mendeteksi virus ini. Begitu pula selanjutnya virus-virus lokal yang semakin menggejala di Yogyakarta waktu itu. Dan ternyata saya pun kemudian mengalaminya, komputer saya akhirnya terkena juga waktu itu (kalau tidak salah karena memang saya sengaja, pengen membuktikan, he he he).

Saya sampai sekarang masih setia menggunakan Norton AntiVirus 2005 yang masih terus saya update virus definitionnya tiap minggu, namun ketika boomin virus lokal terjadi, norton saya pun tidak mampu mendeteksi keberadaan virus tersebut. Dan beberapa kali pula virus lokal masuk ke komputer saya. Nah, selama saya menggunakan Widows Xp, saya mempunyai trik paling jitu untuk menghilangkan Virus atau membasmi Virus lokal ini secara cepat, mudah dan gampang. Dan tips dan trik berikut selama ini selalu berhasil menyelamatkan komputer saya dari kerusakan lebih karena virus. Apapun itu jenis virusnya.

Dari beberapa pembacaan saya mengenai cara menghilangkan virus yang saya dapatkan dari internet seperti situs vaksin.com, saya sering kali malah tidak melaksanakan anjuran yang diberikan di panduan menghilangkan virus. Seringkali anjuran menghilangkan virus yang diberikan oleh beberapa situs antivirus malah menyuruh kita untuk mematikan fitur restore point dan masuk ke safe mode. Nah dari situ kemudian kita berusaha menghilangkan virus secara manual. Ini tentunya memerlukan keahlian lebih dan sering kali melelahkan serta memusingkan buat para pemula seperti saya.

Lalu apa yang saya lakukan. Saya sering kali mencurigai komputer saya apabila terkena virus. Komputer saya bekerja tidak seperti biasanya alias menjadi sangat lambat atau bisa juga saya mendapati file-file tertentu yang sangat mencurigakan. Biasanya file-file tersebut berekstensi .exe. Contohlah kasus brontok yang iconnya sama dengan folder Windows XP namun memiliki file tipe application dan berekstensi exe. Ini hanya merupakan salah satu contoh. Saya kok yakin, jika anda sudah cukup mengenal sang komputer yang menemani hampir tiap minggu kegiatan anda, suatu perubahan kecil yang tidak biasa yang terjadi di komputer anda bisa anda ketahui.

Baru seminggu ini saya juga terkena virus yang saya tidak tahu apa sesungguhnya, bahkan namanya saja tidak tahu. Anti virus saya tidak mampu mendeteksi. Ini karena saya mendownload file dari suatu situs hacking, bentuknya zip file. Ketika saya ekstrak tidak terjadi apa-apa, namun ketika file tersebut ingin saya coba jalankan dan kemudian saya klik dua kali, eh ternyata tidak muncul apa-apa. Malah kemudian kerja prosesor saya selalu lebih diatas 80%. Hasilnya komputer saya melambat. Walaupun tidak ada file yang dihancurkan karena virus ini namun dengan infeksi yang mempengaruhi kerja prosesor saya –yang memang sudah kecil–, hal ini membuat saya semakin tidak nyaman.

Karena saya pikir virus ini sudah masuk ke memori, saya matikan saya secara manual (Tidak lewat shut down tapi langsung saya matikan dengan memencet tombol power lama). Dalam pemikiran saya mungkin dengan cara ini virus tersebut bisa hilang dari memori dan ketika dinyalakan virus tidak jalan lagi.

Sayangnya, cara yang sering saya lakukan terhadap virus yang sering menginfeksi memori ini tidak berhasil. Biasanya dengan cara langsung mematikan secara manual kerja virus bisa berhenti dan kita tinggal mendelete virus tersebut (pake shift delete, bukan delete biasa). Kemudian cara terakhir saya yang telah sering saya gunakan untuk mengatasi segala macam virus saya lakukan.

Saya matikan antivirus saya. Kemudian pergi ke applikasi:

Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> System Restore

Inilah yang biasa saya lakukan jika saya telah kehabisan akal mengatasi virus. Sedikit catatan mengenai System Restore. System Restore merupakan sebuah fungsi untuk mengembalikan settingan anda seperti semula seperti waktu penggunaan yang anda pilih. Setiap anda menginstal atau uninstal software, biasanya System Restore akan menyimpan Settingan lama anda sebelum anda mengistal atau uninstal software tersebut. Dengan cara ini setiap ekstensi exe atau aplikasi apapun yang terinstal sesudahnya akan dihapuskan atau dihilangkan. Termasuk Register Windows anda akan kembali seperti semula. Hal inilah yang bisa membikin virus hilang dari komputer anda.

Dengan cara ini anda tentunya tidak mengharuskan adanya instalasi antivirus di komputer anda. Akan tetapi seringkali ada beberapa virus yang secara otomatis mematikan fungsi restore point ini. Jika ini terjadi lakukan shutdown manual lewat tombol power atau cabut aja kabel anda, atau matikan listrik istilahnya (dengan resiko kemungkinan ada file yang rusak, tapi biasanya tidak terjadi kok), lalu boot dari safe mode dan restore dari sana ke settingan sebelum terkena virus. Biasanya berhasil kok, terutama untuk brontok selalu berhasil. Saya juga heran brontok kan sangat mudah dikenali secara visual kenapa kok bisa-bisanya terkena virus ini, mungkin bagi yang pemula kali ya? Ah gak tahu saya.

Anehnya, saya jarang menemukan tips dan trik ini dikajian situs-situs antivirus. Malahan mereka menyuruh mematikan fitur restore ini, kemudian dengan cara yang lumayan rumit dijelaskan cara-cara menghilangkan virus tersebut secara manual. Dan tentunya kemudian menyuruk kita lebih baik membeli dan memakai antivirus mereka yang mereka nyatakan sudah bisa mendeteksi dan menghilangkan virus tersebut. Mungkin ini merupakan trik bisni mereka sih.

Ohya, sekedar info. Akan lebih baik jika anda menyimpan dokumen anda pada partisi hardisk yang berbeda, karena biasanya virus menyerang partisi C tempat system windows anda bekerja. Dengan cara ini, jika komputer anda parah dan tidak bisa dikembalikan karena terkena virus, anda cukup melakukan instalasi ulang (format dan instal) windows anda kembali. Tentunya format dan instal di partisi C. Dengan demikian data anda di partisi yang lain tidak hilang. Demikian saran saya.

Salam Bebas Virus